Mulai Rp 50 Ribu Material Kusen Ini Mirip Kayu Asli Loh

Banyak orang-orang menyenangi kayu lantaran penampilannya yang ciri khas, alami, serta
mendatangkan keadaan hangat dalam ruangan.

Tapi, kesediaannya yang kian terbatas, bikin kayu padu kian sukar didapat.

Kalau ada, harga lantas mahal.

Gak bertanya-tanya kalau banyak produsen perabot yang sekarang mulai berusaha mengambil alih material kayu dengan material yang lain yang seperti mirip namun gak sama, antara lainnya aluminium wajahnya kayu.

Warna dari corak serta serat kayu lantas bisa sesuai, seperti white oak, white ash, teak, walnut, serta figured sycamore.

Memang, kalaupun dipandang ke belakang, aluminium yang menyerupai kayu telah ada mulai sejak setahun lebih waktu terakhir ini.

Tapi motif kayunya dibuat dengan gunakan tehnik coating powder maka dari itu kesan-kesan “aluminium”-nya masih berasa.

PT Aluveen Architectural tawarkan suatu penyelesaiannya, ialah dengan mengkombinasikan dua bahan baku, adalah aluminium serta kayu.

Aluveen, yang datang dari kata aluminium serta veneer, sebagai style kusen atau partisi bahannya basic aluminium dengan susunan veneer kayu.

Penggunaan aluminium veneer cuma untuk sisi interior, bukan untuk exterior.
Technologi melapisi aluminium dengan veneer kayu ini diklaim jadi yang pertama di Indonesia.

Material ini punyai elastisitas rancangan untuk pintu, jendela, atau keperluan interior yang lain dengan beragam pilihan bentuk.

Dengan potongan tipis dari kayu pilihan, veneer kayu memberikannya penampakan kayu yang memang.

“Dengan tidak ada sambungan material kayu, jadi motif atau corak serat kayu yang alami dapat tampak keasliannya. Masalah ini sukar direalisasikan kalau gunakan kayu padu, dimana di sisi sambungan tak dapat dicegah,” papar Lioe Jansen, pemasaran PT Aluveen.

Aluveen dibikin dari satu tangkai pohon maka dari itu bisa diperbanyak dalam skala besar.

Dari pembawaan susunanal satu tangkai pohon jadi motif serta corak kayu yang serupa lewat cara terus-terusan bisa dipraktekkan.

Material ini bisa dipraktekkan pada beragam ragam produk interior, dimulai dengan partisi, cladding, panel dinding, edging, daftar, kaki meja, kaki bangku, dan seterusnya.

Tiap-tiap produk Aluveen yang disajikan miliki sifat unfinished, maka dari itu style finishhing bisa sesuai baik opened-pore atau closed- pore.

READ  Ini yang Akan Terjadi Jika Pasang Banyak Terminal di Stop Kontak!

Aluminium veneer bisa diperlukan pada plafon.
Warna dari corak serta serat kayu lantas bisa sesuai, seperti white oak, white ash, teak, walnut, serta figured sycamore.

Aluveen bisa dipesan sesuai sama hasrat, dengan saran style profile yang bisa dipraktekkan.

Pesanan lantas dibikin dimulai dengan 45 hari hingga sampai 60 hari kerja bergantung dari jumlah profile.

Aluveen dilabeli di harga dimulai dengan Rp50.000/m’ (mtr. lari) s/d Rp400.000/m’, disaksikan dari style profile, ketebalan aluminium, serta style veneer.

Comments are closed.